Efektivitas Serangan Masih Menjadi Masalah Bagi Persib Diawal Musim Liga 1 2021

Liga 1

Efektivitas serangan nampaknya masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Persib Bandung diawal musim Liga 1 2021-2022. Kesulitan Persib untuk mencetak gol berimbas pada hasil minor yang diraihnya dalam dua laga terakhir menghadapi Bali United dan Borneo FC.

Maung Bandung gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan Liga 1 2021-2022 tersebut. Mark Klok dan kawan – kawan ditahan imbang 2 -2 oleh 10 pemain Bali United, lalu mengakhiri laga melawan Borneo FC dengan skor kacamata 0 – 0.

Untuk lebih jelasnya, berikut dibawah ini berita sepak bola menarik tentang efektivitas serangan yang masih menjadi masalah bagi Persib diawal musim Liga 1 2021 – 2022 ini :

  1. Tidak Ada Masalah Dengan Organisasi Permain Tim Persib

Roberts Rene Alberts selaku pelatih Persib mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan organisasi permain tim Maung Bandung. Marc Anthony Klok dan kawan – kawan terus menunjukkan progress signifikan terutama dalam hal kekompakan. Hanya saja yang menjadi permasalahannya yaitu para pemain Persib belum efektif dalam hal penyelesaian akhir. Hal tersebut membuat pola serangan tim terkesan buntu hingga berakibat pada sulitnya mencetak gol ke gawang lawan.

Menurut Alberts disetiap laga pemain akan semakin menyatu satu sama lain dan tidak ada masalah disitu. Yang menjadi masalahnya tentu masih di area final third.

Lanjut Alberts, sebelum laga dan selama laga, pihaknya sudah mengingatkan untuk lebih efektif dan klinis di final third dan itu masih kurang.

  1. Masalah Efektivitas Serangan Persib Terlihat Jelas Di Laga Melawan Borneo FC

Masalah efektivitas serangan Persib terlihat jelas di laga melawan Borneo FC. Untuk pertama kalinya, Maung Bandung gagal mencetak gol dalam pertandingan. Padahal, Pangeran Biru selalu mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan sebelumnya.

Alberts tentunya kecewa dengan hasil akhir saat jumpa dengan Borneo FC. Sebab, ini menjadi hasil imbang kedua yang didapatkan Persib secara beruntun di Liga 1 2021 – 2022. Pelatih asal Belanda itu mengatakan bahwa Persib seharusnya mampu memenangkan pertandingan jika para pemainnya bisa lebih efektif dalam penyelesaian akhir.

Sebab, terdapat sejumlah peluang berbahaya yang didapatkan Persib namun gagal dikonversi menjadi gol. Alberts menegaskan bahwa dari empat laga yang sudah dimainkan timnya, saat berjumpa dengan Borneo FC lah tidak bisa mencetak gol. Meski laga berjalan seimbang, namun secara keseluruhan jika melihat peluang yang tercipta, seharusnya Pangeran Biru bisa menang dan mendapat tiga poin.

  1. Perolehan Gol Persib Sejauh Ini Tidak Terlalu Buruk

Sejatinya, perolehan gol Persib sejauh ini tidak terlalu buruk. Setidaknya tercatat ada lima gol yang telah berhasil dibukukan oleh tim Maung Bandung itu dalam empat laga di kompetisi musim ini. Hanya saja perolehan gol klub asal Jawa Barat tersebut disumbangkan oleh pemain dengan posisi gelandang. Ada Mohammed Rashid dan Beckham Putra Nugraha yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan dua gol. Adapun satu gol lainnya disumbangkan oleh Marc Anthony Klok.

Bukan hal negatif tentunya bagi Persib jika mereka memiliki para gelandang yang produktif. Namun sayangnya, produktivitas para gelandang belum didukung dengan ketajaman para pemain depan. Hal tersebut membuat pemain Persib seolah – olah sangat bergantung pada para gelandang untuk masalah mencetak gol.

Padahal semua posisi seharusnya bisa lebih berperan dalam upaya membobol gawang lawan, terutama lini depan. Namun yang dialami Persib justru tidak demikian. Saat para pemain tengah bisa dimatikan pergerakannya oleh lawan, para pemain depan justru tidak bisa berbuat banyak untuk menciptakan gol.